Senin, 31 Oktober 2016

MAKALAH
ANALISIS MUATAN LOKAL PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP        
  ( PLH )

Description: Hasil gambar untuk logo unja jambi



DI SUSUN OLEH:
                                    NAMA           : SUGINAH MARINI
                                    NIM                : P2A616016
                                    SEMESTER  : I ( SATU )
                                    DOSEN          : Dr.SYAMSURIZAL,M.Si
                                    PRODI           : KURIKULUM DAN DESAIN PEMBELAJARAN




PROGAM MAGISTER  PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI
JURUSAN PERGURUAN  SEKOLAH DASAR ( PGSD )
TAHUN 2016/2017


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
            Seperti yang kita lihat saat ini, bahwa di era yang modern seperti sekarang banyak sekali permasalahan-permasalahan yang menyangkut lingkungan hidup terutama di negara kita yaitu negara Indonesia. Hal tersebut terjadi karena kurangnya kesadaraan dan kepedulian masyarakat pada lingkungan sekitar yang sudah semestinya menjadi tanggung jawab kita semua sebagai bangsa Indonesia untuk menjaga dan melestarikannya. Hal tersebut yang menyebabkan kita harus berpikir bagaimana upaya-upaya yang perlu ditempuh agar masyarakat dapat meningkatkan kepeduliaannya terhadap lingkungan.Peningkatan kesadaran dan kepedulian lingkungan sendiri dapat didapat melalui pendidikan salah satunya adalah Pendidikan Lingkungan Hidup.
            Namun dalam mempelajari lingkungan rasa menjadi penting untuk digerakkan terlebih dahulu, karena Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) harus dimulai dari hati. Tanpa sikap mental yang tepat, semua pengetahuan dan keterampilan yang diberikan tidak akan membawa perubahan sikap dan perilaku.Untuk membangkitkan kesadaran manusia terhadap lingkungan hidup di sekitarnya, proses yang paling penting dan harus dilakukan adalah dengan menyentuh hati. Jika proses penyadaran telah terjadi dan perubahan sikap dan pola pikir terhadap lingkungan telah terjadi, maka dapat dilakukan peningkatan pengetahuan dan pemahaman mengenai lingkungan hidup, serta peningkatan keterampilan dalam mengelola lingkungan hidup.
Indonesia menghasilkan banyak sampah dalam seharinya. Sampah tersebut menjadi polusi bagi rakyat Indonesia mulai dari sampah yang mudah hancur pada tanah dan ada juga yang susah hancur pada tanah, sampah inilah yang membuat polusi di Indonesia. Sampah-sampah itu berupa plastic,pipet,besi,dan baskom.
Dari semua sampah tadi, kami memilih plastik dan pipet sebagai bahan utama proses daur ulang menjadi barang yang berguna yaitu berupa tas dari Koran bekas. Dengan hasil pembuatan tas tersebut  akan kami buat dapat dimanfaatkan bagi anak-anak sekolah. Yang fungsinya sebagai tempat menyimpan buku, pulpen, pensil,dll. Informasi tentang pemanfaatan koran bekas, pipet, plastik menjadi tas, dompet,dll. Kami peroleh dari internet


BAB II
PEMBAHASAN PEMANFAATAN BARANG-BARANG BEKAS

A.    Pengertian
            Mendidik adalah proses panjang dan sistematis yang harus ditempuh untuk menjadikan seseorang menjadi manusia terdidik. Beberapa mata pelajaran di tingkat sekolah dasar dan menengah yang selama ini dianggap mengandung nilai pendidikan perilaku misalnya Pendidikan Agama, Moral Pancasila, Ilmu Pengetahuan Sosial sejarah, dan muatan lokal Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH). Pendidikan lingkungan hidup diarahkan pada pentingnya aspek sikap dan perilaku siswa didik untuk memahami pentingnya lingkungan bagi kehidupan serta bagaimana mencintai dan menjaga lingkungan menjadi suatu nilai yang tertanam dalam keseharian mereka.
            Pendidikan lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam meraih keberhasilan dalam pengelolaan lingkungan hidup, juga menjadi sarana yang sangat penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang dapat melaksanakan prinsip pembangunan berkelanjutan. Pendidikan lingkungan hidup merupakan upaya mengubah perilaku dan sikap yang dilakukan oleh berbagai pihak atau elemen masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kesadaran mayarakat tentang nilai-nilai lingkungan dan isu permasalahan lingkungan yang pada akhirnya dapat menggerakkan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian dan keselamatan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan yang akan datang. Pendidikan lingkungan hidup mempelajari permasalahan lingkungan khususnya masalah dan pengelolaan pencemaran, kerusakan lingkungan serta sumber daya dan konservasi.
B.    PENGERTIAN BARANG BEKAS
    
      Barang bekas adalah barang yang sudah tidak digunakan lagi,jika barang bekas dibiarkan atau di buang begitu saja maka akan menjadi sampah Arti barang bekas menurut kamus besar bahasa Indonesia yaitu suatu barang yang tidak dapat dipergunakan lagi baik sisa-sisa dari rumah tangga maupun sisa-sisa dari pabrik.
            Barang bekas dapat juga berupa kertas,kantong keresek bekas,kardus bekas,buku-buku bekas,dan peralatan rumah tangga yang sudah tidak terpakai.barang bekas biasanya dibuang begitu saja ,karena dianggap sebagai sampah yang tidak bermanfaat .akibat sampah pun semakin banyak padahal sampah memerlukan penanganan yang serius karena dapat mencemari lingkungan .
            Agar dapat bekas tidak hanya menjadi sampah,maka barang bekas harus dimanfaatkan sebaik mungkin.Pemanfaatan barang bekas dilakukan dengan cara mengolahnya menjadi barang baru yang bermanfaat.Pemanfaatan barang bekas dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi sederhana .Teknologi sederhana adalah teknologi pengolahan suatu benda menjadi benda baru dengan menggunakan bahan,peralatan,dan teknik yang sederhana.
            Melalui teknologi sederhana barang bekas dapat dibuat menjadi hasil karya atau benda kerajinan yang menarik .Dalam memanfaatkan barang bekas,kita membutuhkan kreativitas .jika tidak kratif,ujung-ujungnya barang bekas hanya akan terbuang sebagai sampah.
Banyak keuntungan yang diperoleh dengan memanfaatkan barang bekas .berikut ini merupakan keuntungan pemanfaatan barang bekas:
A.      Mengurangi jumlah sampah
B.      Mengurangi pencemaran lingkungan
C.      Menambah nilai guna suatu barang
D.     Menciptakan lapangan kerja baru
E.      Meningkatkan kreativitas masyarakat

            Dengan demikian penting sekali untuk melakukan pemanfaatan barang bekas pemanfaatan barang bekas dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kehidupan manusia.Contoh pemanfaatan barang bekas antara lain kertas bekas dapat dijadikan kertas daur ulang yang menarik .Kaleng bekas dapat dimanfaatkan dan dibuat menjadi pot bunga,tempat pensil .papan kayu dapat diolah menjadi berbagai hiasan .
C.      Dari hasil pembahasan
            Terlalu banyak permasalahan  sampah di masyarakat itu, sangat memperihatinkan yaitu dengan banyaknya sampah yang terbuang disekitar kita, dan dapat menimbulkan pencemaran lingkungan  banyak masyarakat yang tidak mempedulikan bahwa pentingnya keindahan bagi setiap masyarakat.
Di dalam kehidupan masyarakat terutama di Indonesia, sampah-sampah yang menumpuk di mana-mana tanpa ada kesadaran untuk menindak lanjuti. Bagaimana agar sampah tersebut tidak menjadi suatu masalah dalam kehidupan lingkungan. Seperti yang kita ketahui, sampah datang dari berbagai macam sumber. Itu semua dapat menimbulkan berbagai macam bencana seperti: banjir, dan sebagainya.
Sampah terbagi atas dua  yaitu sampah organik, dan sampah anorganik. Dari berbagai kondisi tersebut kami mengambil tindakan untuk membuat suatu karya atau kerajinan dengan memanfaatkan sampah-sampah tersebut. Sampah yang kami ambil yaitu sampah anorganik yang berupa limbah atau sampah dari Koran bekas menjadi sebuah tas,
Sampah Koran,plastik,tali rapia,dan tempurung kelapa dan ini, merupakan sampah atau hasil olahan tersebut yang berasal dari sampah sekolah dan tempat yang pusat olahannya bahan kertas yang dapat dimanfaatkan kembali. Salah satunya dengan membuat tas salempang tersebut  yang tadinya sudah tidak digunakan sehingga, kami berpikir dengan membuat tas itu dapat bermanfaat.




KESIMPULAN
            Pendidikan lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam meraih keberhasilan dalam pengelolaan lingkungan hidup, Barang bekas adalah barang yang sudah tidak digunakan lagi.jika barang bekas dibiarkan atau dibuang begitu saja akan menjadi sampah.Pemanfaatan barang bekas dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi sederhana.Teknologi sederhana adalah   teknologi pengolahan suatu benda menjadi benda baru dengan menggunakan bahan dan peralatan yang sederhana.
            Contoh pemanfaatan barang-barang bekas antara lain kertas bekas dapat dijadikan kertas daur ulang yang menarik        ,kaleng bekas,cat dapat dimanfaatkan dan dibuat menjadi pot bunga,papan kayu dapat diolah menjadi berbagai hiasan dinding  atau rak-rak kecil tempat pajangan ,plastik bekas kemasan sabun pencuci piring dapat dijadikan tas,payung,dan benda lainnya.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar