MAKALAH
ANALISIS MUATAN LOKAL
PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP
(
PLH )

DI SUSUN OLEH:
NAMA : SUGINAH MARINI
NIM : P2A616016
SEMESTER : I ( SATU )
DOSEN : Dr.SYAMSURIZAL,M.Si
PRODI : KURIKULUM DAN DESAIN PEMBELAJARAN
PROGAM MAGISTER PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI
JURUSAN PERGURUAN SEKOLAH DASAR ( PGSD )
TAHUN 2016/2017
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Seperti
yang kita lihat saat ini, bahwa di era yang modern seperti sekarang banyak
sekali permasalahan-permasalahan yang menyangkut lingkungan hidup terutama di
negara kita yaitu negara Indonesia. Hal tersebut terjadi karena kurangnya
kesadaraan dan kepedulian masyarakat pada lingkungan sekitar yang sudah
semestinya menjadi tanggung jawab kita semua sebagai bangsa Indonesia untuk
menjaga dan melestarikannya. Hal tersebut yang menyebabkan kita harus
berpikir bagaimana upaya-upaya yang perlu ditempuh agar masyarakat dapat
meningkatkan kepeduliaannya terhadap lingkungan.Peningkatan kesadaran dan
kepedulian lingkungan sendiri dapat didapat melalui pendidikan salah satunya
adalah Pendidikan Lingkungan Hidup.
Namun
dalam mempelajari lingkungan rasa menjadi penting untuk digerakkan terlebih
dahulu, karena Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) harus dimulai dari hati. Tanpa
sikap mental yang tepat, semua pengetahuan dan keterampilan yang diberikan
tidak akan membawa perubahan sikap dan perilaku.Untuk membangkitkan kesadaran
manusia terhadap lingkungan hidup di sekitarnya, proses yang paling
penting dan harus dilakukan adalah dengan menyentuh hati. Jika proses
penyadaran telah terjadi dan perubahan sikap dan pola pikir terhadap lingkungan
telah terjadi, maka dapat dilakukan peningkatan pengetahuan dan pemahaman
mengenai lingkungan hidup, serta peningkatan keterampilan dalam mengelola
lingkungan hidup.
Indonesia menghasilkan banyak sampah dalam seharinya. Sampah
tersebut menjadi polusi bagi rakyat Indonesia mulai dari sampah yang mudah
hancur pada tanah dan ada juga yang susah hancur pada tanah, sampah inilah yang
membuat polusi di Indonesia. Sampah-sampah itu berupa plastic,pipet,besi,dan
baskom.
Dari semua sampah tadi, kami memilih plastik dan pipet
sebagai bahan utama proses daur ulang menjadi barang yang berguna yaitu berupa
tas dari Koran bekas. Dengan hasil pembuatan tas tersebut akan kami buat dapat dimanfaatkan bagi
anak-anak sekolah. Yang fungsinya sebagai tempat menyimpan buku, pulpen,
pensil,dll. Informasi tentang pemanfaatan koran bekas, pipet, plastik
menjadi tas, dompet,dll. Kami peroleh dari internet
BAB II
PEMBAHASAN PEMANFAATAN BARANG-BARANG BEKAS
A. Pengertian
Mendidik
adalah proses panjang dan sistematis yang harus ditempuh untuk menjadikan
seseorang menjadi manusia terdidik. Beberapa mata pelajaran di tingkat sekolah
dasar dan menengah yang selama ini dianggap mengandung nilai pendidikan
perilaku misalnya Pendidikan Agama, Moral Pancasila, Ilmu Pengetahuan Sosial
sejarah, dan muatan lokal Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH). Pendidikan
lingkungan hidup diarahkan pada pentingnya aspek sikap dan perilaku siswa didik
untuk memahami pentingnya lingkungan bagi kehidupan serta bagaimana mencintai
dan menjaga lingkungan menjadi suatu nilai yang tertanam dalam keseharian
mereka.
Pendidikan
lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam meraih keberhasilan dalam
pengelolaan lingkungan hidup, juga menjadi sarana yang sangat penting dalam
menghasilkan sumber daya manusia yang dapat melaksanakan prinsip pembangunan
berkelanjutan. Pendidikan lingkungan hidup merupakan upaya mengubah
perilaku dan sikap yang dilakukan oleh berbagai pihak atau elemen masyarakat
yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kesadaran
mayarakat tentang nilai-nilai lingkungan dan isu permasalahan lingkungan yang
pada akhirnya dapat menggerakkan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya
pelestarian dan keselamatan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan
yang akan datang. Pendidikan lingkungan hidup mempelajari permasalahan
lingkungan khususnya masalah dan pengelolaan pencemaran, kerusakan lingkungan
serta sumber daya dan konservasi.
B. PENGERTIAN BARANG BEKAS
Barang bekas adalah barang yang sudah tidak digunakan
lagi,jika barang bekas dibiarkan atau di buang begitu saja maka akan menjadi
sampah Arti barang bekas menurut kamus besar bahasa Indonesia yaitu suatu
barang yang tidak dapat dipergunakan lagi baik sisa-sisa dari rumah tangga
maupun sisa-sisa dari pabrik.
Barang bekas
dapat juga berupa kertas,kantong keresek bekas,kardus bekas,buku-buku bekas,dan
peralatan rumah tangga yang sudah tidak terpakai.barang bekas biasanya dibuang
begitu saja ,karena dianggap sebagai sampah yang tidak bermanfaat .akibat
sampah pun semakin banyak padahal sampah memerlukan penanganan yang serius
karena dapat mencemari lingkungan .
Agar dapat
bekas tidak hanya menjadi sampah,maka barang bekas harus dimanfaatkan sebaik
mungkin.Pemanfaatan barang bekas dilakukan dengan cara mengolahnya menjadi
barang baru yang bermanfaat.Pemanfaatan barang bekas dapat dilakukan dengan
menggunakan teknologi sederhana .Teknologi sederhana adalah teknologi
pengolahan suatu benda menjadi benda baru dengan menggunakan
bahan,peralatan,dan teknik yang sederhana.
Melalui
teknologi sederhana barang bekas dapat dibuat menjadi hasil karya atau benda
kerajinan yang menarik .Dalam memanfaatkan barang bekas,kita membutuhkan
kreativitas .jika tidak kratif,ujung-ujungnya barang bekas hanya akan terbuang
sebagai sampah.
Banyak keuntungan yang diperoleh dengan memanfaatkan barang
bekas .berikut ini merupakan keuntungan pemanfaatan barang bekas:
A. Mengurangi jumlah sampah
B. Mengurangi pencemaran lingkungan
C. Menambah nilai guna suatu barang
D. Menciptakan lapangan kerja baru
E. Meningkatkan kreativitas masyarakat
Dengan
demikian penting sekali untuk melakukan pemanfaatan barang bekas pemanfaatan
barang bekas dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kehidupan
manusia.Contoh pemanfaatan barang bekas antara lain kertas bekas dapat
dijadikan kertas daur ulang yang menarik .Kaleng bekas dapat dimanfaatkan dan
dibuat menjadi pot bunga,tempat pensil .papan kayu dapat diolah menjadi
berbagai hiasan .
C.
Dari hasil pembahasan
Terlalu
banyak permasalahan sampah di masyarakat itu, sangat memperihatinkan
yaitu dengan banyaknya sampah yang terbuang disekitar kita, dan dapat
menimbulkan pencemaran lingkungan banyak masyarakat yang tidak
mempedulikan bahwa pentingnya keindahan bagi setiap masyarakat.
Di dalam kehidupan masyarakat terutama di Indonesia,
sampah-sampah yang menumpuk di mana-mana tanpa ada kesadaran untuk menindak
lanjuti. Bagaimana agar sampah tersebut tidak menjadi suatu masalah dalam
kehidupan lingkungan. Seperti yang kita ketahui, sampah datang dari berbagai
macam sumber. Itu semua dapat menimbulkan berbagai macam bencana seperti:
banjir, dan sebagainya.
Sampah terbagi atas dua yaitu sampah organik, dan sampah
anorganik. Dari berbagai kondisi tersebut kami mengambil tindakan untuk membuat
suatu karya atau kerajinan dengan memanfaatkan sampah-sampah tersebut. Sampah
yang kami ambil yaitu sampah anorganik yang berupa limbah atau sampah dari
Koran bekas menjadi sebuah tas,
Sampah Koran,plastik,tali rapia,dan tempurung kelapa dan ini,
merupakan sampah atau hasil olahan tersebut yang berasal dari sampah sekolah
dan tempat yang pusat olahannya bahan kertas yang dapat dimanfaatkan kembali.
Salah satunya dengan membuat tas salempang tersebut yang tadinya sudah
tidak digunakan sehingga, kami berpikir dengan membuat tas itu dapat
bermanfaat.
KESIMPULAN
Pendidikan lingkungan merupakan salah
satu faktor penting dalam meraih keberhasilan dalam pengelolaan lingkungan
hidup, Barang bekas adalah barang yang sudah tidak digunakan
lagi.jika barang bekas dibiarkan atau dibuang begitu saja akan menjadi sampah.Pemanfaatan
barang bekas dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi sederhana.Teknologi sederhana
adalah teknologi pengolahan suatu benda
menjadi benda baru dengan menggunakan bahan dan peralatan yang sederhana.
Contoh
pemanfaatan barang-barang bekas antara lain kertas bekas dapat dijadikan kertas
daur ulang yang menarik ,kaleng
bekas,cat dapat dimanfaatkan dan dibuat menjadi pot bunga,papan kayu dapat
diolah menjadi berbagai hiasan dinding
atau rak-rak kecil tempat pajangan ,plastik bekas kemasan sabun pencuci
piring dapat dijadikan tas,payung,dan benda lainnya.